Fish

Senin, 12 November 2012

PEMBUATAN POSTER, LEAFLET DAN BOOKLET


PEMBUATAN POSTER, LEAFLET DAN BOOKLET



MAKALAH
Disusun untuk Memenuhi Tugas Diskusi Kelompok pada Mata Kuliah
Bahasa Indonesia
Yang Diampu oleh Drs. H. M. Nur Fawzan Ahmad, M.A

 OLEH :
1.    DONI TRI HANGGARA                               (12.1112)
2.    ELYSA DWI CAHYANI                               (12.1115)
3.    KURNIA KARTIKA AJIE                             (12.1123)
4.    ULIL AMRI                                                     (12.1148)
5.    YULIA PUTRI PRIHATININGSIH              (12.1151)
6.    ZULFIKAR ZALMI                                        (12.1154)


AKADEMI KEPERAWATAN
PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH
2012/2013
BAB I
PENDAHULUAN

1.1.        Latar Belakang

Media adalah segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk menyalurkan pesan dan dapat merangsang pikiran, dapat membangkitkan semangat, perhatian, dan kemauan sehingga dapat mendorong terjadinya proses pembelajaran pada diri individu.
Dalam pemberian pelayanan bimbingan dan konseling, dapat juga menggunakan media sebagai sarana. Misalnya saja dengan menggunakan media poster dan leaflet. Poster dan leafleat merupakan bentuk kalimat persuasi/ajakan, persuasi atau bujukan merupakan jenis karya tulis yang bertujuan membujuk, mempengaruhi pembaca dengan cara mengemukakan argumentasi disertai data atau fakta. Itu sebabnya, persuasi biasanya ditulis dalam bentuk artikel, makalah hingga ke orasi ilmiah.
Argumentasi yang dikemukakan hendaknya logis, dengan disertai data atau fakta. Dengan Argumentasi itulah penulis karangan akhirnya mempengaruhi pembaca agar ia mau mengikuti pendapat yang dikemukakan penulis. Persuasi dapat digolongkan ke dalam bentuk nonfiksi.
Dalam pembuatan media poster dan leaflet, dapat menggunakan teknologi informasi dan komunikasi seperti komputer. Hal tersebut bertujuan untuk mempermudah proses pembelajaran.

1.2.        Rumusan Masalah :
1. Apa itu poster ?
2. Bagaimana ciri-ciri poster ?
3. Apa itu leaflet ?
4. Bagaimana ciri-ciri leaflet ?
5. Hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam pembuatan leaflet ?
6. Apa itu booklet ?

1.3.        Tujuan           :

Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini adalah :
1.  Agar kita mengetahui dan mengerti apa itu poster, ciri-ciri poster dan cara membuat poster tersebut.
2.   Agar kita mengetahui dan mengerti mengenai apa itu leaflet, ciri-ciri leaflet serta hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan leaflet.
3.  Agar kita mengetahui dan mengerti mengenai apa itu booklet, ciri-ciri booklet serta hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan booklet.
























BAB II
PEMBAHASAN

2.1. Pengertian Poster

Titik awal kemunculan poster adalah ditemukannya teknik litografi (cetak) dan kromatografi (pewarnaan) pada akhir tahun 1780-an. Pada pertengahan abad 19 (tahun 1800-an) poster mulai banyak dibuat di Eropa. Pada tahun 1866 Julius Cheret membuat 1000-an poster untuk promosi pameran, pertunjukan theater, dan produk-produk lain di Paris.
Perbedaan mendasar poster dengan media promosi lainnya adalah poster biasanya dibaca orang yang sedang bergerak, mungkin sedang berkendara atau berjalan kaki. Sedangkan brosur, booklet, flyer dirancang untuk dibaca secara khusus, mungkin duduk atau sesaat sambil berdiri. Karena itu poster harus dapat menarik perhatian pembacanya seketika, dan dalam hitungan detik, pesannya harus dimengerti.
Poster merupakan kombinasi visualisasi yang kuat dengan warna dan pesan dengan maksud untuk menangkap perhatian orang lewat, tetapi cukup lama menanamkan gagasan yang berarti di dalam ingatannya. Media ini pada umumnya digunakan untuk mengenalkan suatu produk dari suatu perusahaan atau digunakan sebagai sarana promosi.
Poster adalah salah satu bagian dunia periklanan yang masih bertaji, dalam arti masih sering dijadikan orang sebagai kanvas dalam berkarya, mungkin karena itulah banyak orang yang mengira bahwa membuat poster adalah pekerjaan yang rumit dan susah, baik secara teknis, maupun secara artistik.
Poster merupakan  selembar publikasi (baik gambar atau teks atau gabungan keduanya) dengan maksud untuk ditempelkan di dinding atau di permukaan yang vertikal. Umumnya ukurannya besar. Yang konvensional ukuran poster adalah 24 x 36 inchi.
Poster digunakan untuk berbagai macam keperluan, tapi biasanya hanya menyangkut satu dari empat tujuan berikut ini :
1.      Mengumumkan atau memperkenalkan suatu acara.
2.      Mempromosikan layanan atau jasa.
3.      Menjual suatu produk.
4.      Membentuk sikap atau pandangan (propaganda).

Karena biasanya sasarannya adalah orang yang bergerak, maka selain berukuran besar, poster yang baik semetinya :
1.      Berhasil menyampaikan informasi secara cepat.
2.      Ide dan isi yang menarik perhatian.
3.      Mempengaruhi, membentuk opini / pandangan.
4.      Menggunakan warna-warna mencolok.
5.      Menerapkan prinsip ’simplicity’.

Kegunaan Poster yaitu  :
Poster harus memiliki kekuatan dramatik yang tinggi, memikat dan menarik perhatian. Banyak iklan menggunakan teknik-teknik poster dalam menarik perhatian karena uraian secara kejiwaan dan merangsang untuk dihayati. Dari uaraian di atas maka poster dapat digunakan untuk  :
·         Motivasi
Penggunaan poster dalam pengajaran/pendidikan kesehatan adalah sebagai pendorong atau motivasi kegiatan belajar-mengajar. Diskusi dapat dilakukan setelah diperlihatkan sebuah poster mengenai sesuatu topik tertentu.
Sebagai peringatan poster bisa menyadarkan setiap sasaran, pesan melalui poster yang tepat akan membantu masyarakat menyadarkan sasaran sehingga bisa diharapkan untuk merubah perilaku dalam praktek sehari-hari
Pengalaman yang kreatif sebagai alat bantu mengajar poster memberi kemungkinan untuk belajar kreatif dan partisipatif. Poster dapat memberikan pengalaman baru sehingga menumbuhkan kreativitas sasaran dengan cara belajar.

2.1.1 Ciri-ciri Poster
Poster dapat dibuat di atas kertas, kain, batang kayu, seng, dan semacamnya. Pemasangannya bisa di kelas, di pohon, di tepi jalan, dan di majalah. Ukurannya bermacam-macam, tergantung kebutuhan. Secara umum, poster yang baik hendaklah :
1.      Sederhana.
2.      Menyajikan satu ide dan untuk mencapai satu tujuan pokok.
3.      Berwarna.
4.      Slogannya ringkas dan jitu.
5.      Tulisannya jelas.
6.      Motif dan desain bervariasi.

2.2 Pengertian Leaflet
Leaflet merupakan salah satu publikasi singkat dari berbagai bentuk media komunikasi yang berupa selebaran yang berisi keterangan atau informasi tentang perusahaan, produk, organisasi dan jasa atau ide untuk diketahui oleh umum.
Leaflet adalah selebaran-selebaran yang bentuk lembarannya seperti daun, biasanya bentuk leaflet lebih kecil dari pamphlet.
Menurut effendi (1989: 202) dalam kamus komunikasi, leaflet adalah lembaran kertas berukuran kecil  mengandung pesan tercetak untuk disebarkan kepada umum sebagai informasi mengenai suatu hal atau peristiwa. Menurut kamus Merriam-webster, leaflet adalah suatu lembaran yang dicetak pada umumnya dilipat yang diharapkan untuk distribusi secara cuma-cuma. Dari pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa leaflet adalah selebaran tercetak dengan ukuran kecil yang dilipat, berisikan informasi yang disebarkan kepada umum secara gratis.

2.2.1 Ciri-ciri Leaflet

Adapun ciri-ciri leaflet yaitu :

  1.Dilihat dari bentuk leaflet    :
a. Lembaran kertas berukuran kecil yang dicetak.
b. Dilipat maupun tidak dilipat.
c.Tulisan terdiri dari 200 ± 400 huruf dengan tulisan ceta biasanya juga diselingi gambar-  gambar.
d. Umuran biasanya 20 ± 30 cm.

2. Dilihat dari isi pesan         :
a. Pesan sebagai informasi yang mengandung peristiwa.
b. Bertujuan untuk promosi.
c. Isi leaflet harus dapat dibaca sekali pandang.

2.2.2 Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan leaflet

Adapun hal-hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan leaflet, yaitu :
1. Tentukan kelompok sasaran yang ingin dicapai.
2. Tuliskan apa tujuannya.
3. Tentukan isi singkat hal-hal yang mau ditulis dalam leaflet.
4. Kumpulkan tentang subyek yang akan disampaikan.
5. Buat garis-garis besar cara penyajian pesan, termasuk di dalamnya bagaimana    bentuk tulisan gambar serta tata letaknya.
6. Buatkan konsepnya.
7. Konsep dites terlebih dahulu pada kelompok sasaran yanghamper sama dengan kelompok sasaran.
8. Perbaiki konsep dan buat ilustrasi yang sesuai dengan isi.

2.3   Pengertian Booklet

Booklet adalah media komunikasi massa yang bertujuan untuk menyampaikan pesan yang bersifat promosi, anjuran, larangan-larangan kepada khalayak massa dan berbentuk cetakan. Sehingga akhir dari tujuannya tersebut adalah agar masyarakat yang sebagai obyek memahami dan menuruti pesan yang terkandung dalam media komunikasi massa tersebut. Menurut Effendy Sholeh dalam bukunya, periklanan di era masa kini, menyebutkan bahwa booklet adalah suatu sarana periklanan yang mampu menarik banyak konsumen-konsumen produktif. Hal ini disebabkan oleh adanya booklet yang bisa mencakup tidak hanya produk saja, akan tetapi dapat mencakup berbagai jenis-jenis produk yang itu bisa membuat konsumen melakukan perbandingan dalam hal marketing. Jika pengertian booklet ditinjau dari sisi produksi, maka dapat diambil pengertian bahwa booklet adalah sebuah media massa cetak yang bertujuan untuk menyebarkan informasi, memberitahukan informasi. Sehingga pandangan umum masyarakat mengatakan bahwa booklet tidak jauh berbeda dengan promosi atau sponsor-sponsor. Sebagai contohnya adalah sebuah perusahaan wara laba yang menggunakan jasa media komunikasi massa berupa booklet, untuk memasarkan barang-barang yang diproduksinya. Mulai dari bentuk barang produksi.


2.3.1     Keunggulan dan Kelemahan Booklet.
Sesuatu itu tak mungkin bisa lepas dari keunggulan dan kelemahan. Sedangkan keunggulan dan kelemahan dari booklet itu adalah :
1. Keunggulan-keunggulan dari booklet itu adalah bahwa booklet ini menggunakan media cetak sehingga biaya yang dikeluarkannya itu bisa lebih murah jika dibandingkan dengan menggunakan media audio dan visual serta juga audio visual. Proses booklet agar sampai kepada obyek atau masyarakat bisa dilakukan sewaktu-waktu. Proses penyampaiannya juga bisa disesuaikan dengan kondisi yang ada, lebih terperinci dan jelas, karena lebih banyak bisa mengulas tentang pesan yang disampaikannya.
2. Kelemahan : booklet ini tidak bisa menyebar ke seluruh masyarakat, karena disebabkan keterbatasan. Tidak langsungnya proses penyampaiannya, sehingga umpan balik dari obyek kepada penyampai pesan tidak secara langsung (tertunda). Memerlukan banyak tenaga dalam penyebarannya.



















BAB III
PENUTUP

3.1. Kesimpulan
Dari pembahasan makalah di atas, dapat disimpulakan bahwa : poster merupakan gambar-gambar yang dirancang sedemikian rupa sehingga menarik perhatian, sedikit menggunakan kata-kata, dicetak pada sehelai kertas atau bahan lain yang ditempelkan pada tempat tertentu. Sebuah poster harus didesain menggugah atau menarik perhatian khalayak terhadap suatu isu, sehingga dapat menyampaikan pesan secara tepat. Sedangkan leaflet merupakan selembar kertas yang berisi tulisan cetak tentang sesuatu masalah khusus untuk suatu sasaran dengan tujuan tertentu. Booklet adalah media komunikasi massa yang bertujuan untuk menyampaikan pesan yang bersifat promosi, anjuran, larangan-larangan kepada khalayak massa dan berbentuk cetakan.















DAFTAR PUSTAKA

Ali,Lukman dkk.1990. Badan Penyuluhan Bahasa Indonesia di Timor Timur. Jakarta:Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
Sadiman, arief s. dkk. 2010. Media pendidikan: pengertian, pengembangan, dan pemanfaatannya. Jakarta; Rajawali pers.
Samsoerizal, Slamet dkk.1994. Bahasa Indonesia untuk Tenaga Kesehatan. Jakarta

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar